Pintu Pahala Dan Pelebur Dosa
Pintu Pahala Dan Pelebur Dosa
Segala puji bagi Allah Rabb alam semesta, shalawat dan salam semoga
tetap tercurah kepada Nabi dan utusan yang paling mulia.
Risalah ini ditujukan kepada setiap muslim yang beribadah kepada
Allah semata dan tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. Tujuan utama
yang sangat urgen bagi setiap muslim adalah ia keluar meninggalkan dunia fana
ini dengan ampunan Allah dari segala dosa sehingga Allah tidak menghisabnya
pada hari Kiamat, dan memasukkannya ke dalam surga kenikmatan, hidup kekal
didalamnya, tidak keluar selama-lamanya.
Di dalam risalah yang sederhana ini kami sampaikan beberapa amalan yang dapat melebur dosa dan membawa pahala yang besar, yang kesemuanya bersumber dari hadist-hadist yang shahih. Kita bermohon kepada Allah yang Maha Hidup, yang tiada Tuhan yang haq selain Dia, untuk menerima segala amalan kita. Sesungguhnya Ia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
Di dalam risalah yang sederhana ini kami sampaikan beberapa amalan yang dapat melebur dosa dan membawa pahala yang besar, yang kesemuanya bersumber dari hadist-hadist yang shahih. Kita bermohon kepada Allah yang Maha Hidup, yang tiada Tuhan yang haq selain Dia, untuk menerima segala amalan kita. Sesungguhnya Ia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
1.
TAUBAT
"Barangsiapa
yang bertobat sebelum matahari terbit dari barat, niscaya Allah akan mengampuninya"
HR. Muslim, No. 2703.
"Sesungguhnya
Allah Azza wa Jalla menerima tobat seorang hamba selama ruh belum sampai
ketenggorokan".
2.
KELUAR
UNTUK MENUNTUT ILMU
"Barangsiapa
menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu, niscaya Allah memudahkan baginya
dengan (ilmu) itu jalan menuju surga" HR. Muslim, No. 2699.
3.
SENANTIASA
MENGINGAT ALLAH
"Inginkah
kalian aku tunjukkan kepada amalan-amalan yang terbaik, tersuci disisi Allah,
tertinggi dalam tingkatan derajat, lebih utama daripada mendermakan emas dan
perak, dan lebih baik daripada menghadapi musuh lalu kalian tebas batang
lehernya, dan merekapun menebas batang leher kalian. Mereka berkata:
"Tentu", lalu beliau bersabda: (( Zikir kepada Allah Ta`ala ))"
HR. At Turmidzi, No. 3347.
4.
BERBUAT
YANG MA`RUF DAN MENUNJUKKAN JALAN KEBAIKAN
"Setiap yang ma`ruf adalah
shadaqah, dan orang yang menunjukkan jalan kepada kebaikan (akan mendapat
pahala) seperti pelakunya" HR. Bukhari, Juz. X/ No. 374 dan Muslim, No.
1005.
5.
BERDA`WAH
KEPADA ALLAH
"Barangsiapa
yang mengajak (seseorang) kepada petunjuk (kebaikan), maka baginya pahala
seperti pahala orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi pahala mereka
sedikitpun" HR. Muslim, No. 2674.
6.
MENGAJAK
YANG MA`RUF DAN MENCEGAH YANG MUNGKAR.
"Barangsiapa
diantara kalian melihat suatu kemungkaran, maka hendaklah ia mengubah
kemungkaran itu dengan tangannya, jika ia tidak mampu maka dengan lisannya,
jika ia tidak mampu (pula) maka dengan hatinya dan itu adalah selemah-lemahnya
iman" HR. Muslim, No. 804.
7.
MEMBACA
AL QUR`AN
"Bacalah Al
Qur`an, karena sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat untuk memberikan
syafa`at kepada pembacanya" HR. Muslim, No. 49.
8.
MEMPELAJARI
AL QUR`AN DAN MENGAJARKANNYA
"Sebaik-baik
kalian adalah orang yang mempelajari Al Qur`an dan mengajarkannya" HR.
Bukhari, Juz. IX/No. 66.
9.
MENYEBARKAN
SALAM
"Kalian tidak
akan masuk surga sehingga beriman, dan tidaklah kalian beriman (sempurna)
sehingga berkasih sayang. Maukah aku tunjukan suatu amalan yang jika kalian
lakukan akan menumbuhkan kasih sayang di antara kalian? (yaitu) sebarkanlah
salam" HR. Muslim, No.54.
10.
MENCINTAI
KARENA ALLAH
"Sesungguhnya
Allah Ta`ala berfirman pada hari kiamat: ((Di manakah orang-orang yang
mencintai karena keagungan-Ku? Hari ini Aku akan menaunginya dalam naungan-Ku,
pada hari yang tiada naungan selain naungan-Ku))" HR. Muslim, No. 2566.
11.
MEMBESUK
ORANG SAKIT
"Tiada seorang
muslim pun membesuk orang muslim yang sedang sakit pada pagi hari kecuali ada
70.000 malaikat bershalawat kepadanya hingga sore hari, dan apabila ia
menjenguk pada sore harinya mereka akan shalawat kepadanya hingga pagi hari,
dan akan diberikan kepadanya sebuah taman di surga" HR. Tirmidzi, No. 969.
12.
MEMBANTU
MELUNASI HUTANG
"Barangsiapa
meringankan beban orang yang dalam kesulitan maka Allah akan meringankan
bebannya di dunia dan di akhirat" HR. Muslim, No.2699.
13.
MENUTUP
AIB ORANG LAIN
"Tidaklah
seorang hamba menutup aib hamba yang lain di dunia kecuali Allah akan menutupi
aibnya di hari kiamat" HR. Muslim, No. 2590.
14.
MENYAMBUNG
TALI SILATURAHMI
"Silaturahmi
itu tergantung di `Arsy (Singgasana Allah) seraya berkata: "Barangsiapa
yang menyambungku maka Allah akan menyambung hubungan dengannya, dan
barangsiapa yang memutuskanku maka Allah akan memutuskan hubungan
dengannya"
HR. Bukhari, Juz.
X/No. 423 dan HR. Muslim, No. 2555.
15.
BERAKHLAK
YANG BAIK
"Rasulullah SAW
ditanya tentang apa yang paling banyak memasukkan manusia ke dalam surga, maka
beliau menjawab: "Bertakwa kepada Allah dan berbudi pekerti yang
baik" HR. Tirmidzi, No. 2003.
16.
JUJUR
"Hendaklah
kalian berlaku jujur karena kejujuran itu menunjukan kepada kebaikan, dan
kebaikan menunjukan jalan menuju surga"
HR. Bukhari Juz.
X/No. 423 dan HR. Muslim., No. 2607.
17.
MENAHAN
MARAH
"Barangsiapa
menahan marah padahal ia mampu menampakkannya maka kelak pada hari kiamat Allah
akan memanggilnya di hadapan para makhluk dan menyuruhnya untuk memilih
bidadari yang ia sukai" HR. Tirmidzi, No. 2022.
18.
MEMBACA
DO`A PENUTUP MAJLIS
"Barangsiapa
yang duduk dalam suatu majlis dan banyak terjadi di dalamnya kegaduhan lalu
sebelum berdiri dari duduknya ia membaca do`a:
(Maha Suci Engkau Ya
Allah dan dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa Tidak ada Ilah (Tuhan) yang
berhak disembah kecuali Engkau, aku memohon ampun dan bertobat kepada-Mu)
melainkan ia akan diampuni dari dosa-dosanya selama ia berada di majlis tersebut"
HR. Tirmidzi, Juz III/No. 153.
19.
SABAR
"Tidaklah suatu
musibah menimpa seorang muslim baik berupa malapetaka, kegundahan, rasa letih,
kesedihan, rasa sakit, kesusahan sampai-sampai duri yang menusuknya kecuali
Allah akan melebur dengannya kesalahan-kesalahannya" HR. Bukhari, Juz.
X/No. 91.
20.
BERBAKTI
KEPADA KEDUA ORANG TUA
"Sangat celaka,
sangat celaka, sangat celaka...! Kemudian ditanyakan: Siapa ya Rasulullah?,
beliau bersabda: ((Barangsiapa yang mendapati kedua orang tuanya atau salah
satunya di masa lanjut usia kemudian ia tidak bisa masuk surga))" HR.
Muslim, No. 2551.
21.
BERUSAHA
MEMBANTU PARA JANDA DAN MISKIN
"Orang yang
berusaha membantu para janda dan fakir miskin sama halnya dengan orang yang
berjihad di jalan Allah" dan saya (perawi-pent) mengira beliau berkata:
((Dan seperti orang melakukan qiyamullail yang tidak pernah jenuh, dan seperti
orang berpuasa yang tidak pernah berbuka" HR. Bukhari, Juz. X/No. 366.
(Bersambung ke edisi berikutnya ....)
22.
MENANGGUNG
BEBAN HIDUP ANAK YATIM
"Saya dan penanggung
beban hidup anak yatim itu di surga seperti begini," seraya beliau
menunjukan kedua jarinya: jari telunjuk dan jari tengah.
HR. Bukhari, Juz. X/No. 365.
HR. Bukhari, Juz. X/No. 365.
23.
WUDHU
"Barangsiapa
yang berwudhu`, kemudian ia memperbagus wudhu`nya maka keluarlah dosa-dosanya
dari jasadnya, hingga keluar dari ujung kukunya"
HR. Muslim, No. 245.
HR. Muslim, No. 245.
24.
BERSYAHADAT
SETELAH BERWUDHU
(Barangsiapa
berwudhu` lalu memperbagus wudhu`nya kemudian ia mengucapkan:
أشْهَدُ أنْ لاَّ
إلهَ إلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَأشْهَدُ أنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ
ورَسُوْلُُُهُ،
اَللَّهُمَّ
اجْعَلْنِيْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِيْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ
(Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan yang haq selain Allah tiada sekutu bagi-Nya, dan saya bersaksi bahwa Muhammad hamba dan utusan-Nya,Ya Allah jadikanlah aku termasuk orang yang bertobat dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bersuci," maka dibukakan baginya pintu-pintu surga dan ia dapat memasukinya dari pintu mana saja yang ia kehendaki"
HR. Muslim, No. 234.
25. MENGUCAPKAN DO`A SETELAH AZAN
"Barangsiapa
mengucapkan do`a ketika ia mendengar seruan azan:
اَللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ والصَّلاَةِ القَائِمَةِ, آتِ مُحَمَّداً الْوَسِيْلَةَ وَالْفَضِيْلَةَ وَابْعَثْهُ مَقَاماً مَّحْمُوْداً الَّذِيْ وَعَدتَّهُ
((Ya Allah pemilik panggilan yang sempurna dan shalat yang ditegakkan, berilah Muhammad wasilah (derajat paling tinggi di surga) dan kelebihan, dan bangkitkanlah ia dalam kedudukan terpuji yang telah Engkau janjikan kepadanya)) maka ia berhak mendapatkan syafa`atku pada hari kiamat"
HR. Bukhari, Juz. II/No. 77.
اَللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ والصَّلاَةِ القَائِمَةِ, آتِ مُحَمَّداً الْوَسِيْلَةَ وَالْفَضِيْلَةَ وَابْعَثْهُ مَقَاماً مَّحْمُوْداً الَّذِيْ وَعَدتَّهُ
((Ya Allah pemilik panggilan yang sempurna dan shalat yang ditegakkan, berilah Muhammad wasilah (derajat paling tinggi di surga) dan kelebihan, dan bangkitkanlah ia dalam kedudukan terpuji yang telah Engkau janjikan kepadanya)) maka ia berhak mendapatkan syafa`atku pada hari kiamat"
HR. Bukhari, Juz. II/No. 77.
26. MEMBANGUN MASJID
"Barangsiapa
membangun masjid karena mengharapkan keridhaan Allah maka dibangunkan baginya
yang serupa di surga" HR. Bukhari, No. 450.
27. BERSIWAK
"Seandainya
saya tidak mempersulit umatku niscaya saya perintahkan mereka untuk bersiwak
pada setiap shalat" HR. Bukhari II/No. 331 dan HR. Muslim, No. 252.
28. BERANGKAT KE MASJID
"Barangsiapa
berangkat ke masjid pada waktu pagi atau sore, niscaya Allah mempersiapkan
baginya tempat persinggahan di surga setiap kali ia berangkat pada waktu pagi
atau sore" HR. Bukhari, Juz. II/No. 124 dan HR. Muslim, No. 669.
29. SHALAT LIMA
WAKTU
"Tiada seorang
muslim kedatangan waktu shalat fardhu kemudian ia memperbagus wudhu`nya,
kekhusyu`annya dan ruku`nya kecuali hal itu menjadi pelebur dosa-dosa yang
dilakukan sebelumnya selama ia tidak dilanggar suatu dosa besar. Dan yang
demikian itu berlaku sepanjang masa" HR. Muslim, No. 228.
30. SHALAT SUBUH DAN ASHAR
"Barangsiapa
shalat pada dua waktu pagi dan sore (subuh dan ashar) maka ia masuk surga"
HR. Bukhari, Juz. II/No. 43.
31. SHALAT JUM`AT
"Barangsiapa
berwudhu` lalu memperindahnya, kemudian ia menghadiri shalat Jum`at, mendengar
dan menyimak (khutbah) maka diampuni dosanya yang terjadi antara Jum`at pada
hari itu dengan Jum`at yang lain dan ditambah lagi tiga hari" HR. Muslim,
857.
32. SAAT DIKABULKANNYA PERMOHONAN PADA HARI
JUM`AT
"Pada hari ini
terdapat suatu saat bilamana seorang hamba muslim bertepatan dengannya
sedangkan ia berdiri shalat seraya bermohon kepada Allah sesuatu, tiada lain ia
akan dikabulkan permohonannya"
HR. Bukhari, Juz.
II/No. 344 dan HR. Muslim, No. 852.
33. MENGIRINGI SHALAT FARDHU DENGAN SHALAT
SUNNAT RAWATIB
"Tiada seorang
hamba muslim shalat karena Allah setiap hari 12 rakaat sebagai shalat sunnat
selain shalat fardhu, kecuali Allah membangunkan baginya rumah di surga"
HR. Muslim, No. 728.
34. SHALAT 2 (DUA) RAKAAT SETELAH MELAKUKAN DOSA
"Tiada seorang
hamba yang melakukan dosa, lalu ia berwudhu` dengan sempurna kemudian berdiri
melakukan shalat 2 rakaat, lalu memohon ampunan Allah, melainkan Allah
mengampuninya" HR. Abu Daud, No.1521.
35. SHALAT MALAM
"Shalat yang
paling afdhal setelah shalat fardhu adalah shalat malam"
HR. Muslim, No. 1163.
HR. Muslim, No. 1163.
36. SHALAT DHUHA
"Setiap
persendian dari salah seorang di antara kalian pada setiap paginya memiliki
kewajiban sedekah, sedangkan setiap tasbih itu sedekah, setiap tahmid itu
sedekah, setiap tahlil itu sedekah, setiap takbir itu sedekah, memerintahkan
kepada yang makruf itu sedekah dan mencegah dari yang mungkar itu sedekah,
tetapi semuanya itu dapat terpenuhi dengan melakukan shalat 2 rakaat
dhuha" HR. Muslim, No. 720.
37. SHALAWAT KEPADA NABI SAW
"Barangsiapa
bershalawat kepadaku satu kali maka Allah membalas shalawatnya itu sebanyak 10
kali" HR. Muslim, No. 384.
38. PUASA
"Tiada seorang
hamba berpuasa satu hari di jalan Allah melainkan Allah menjauhkannya karena
puasa itu dari neraka selama 70 tahun" HR. Bukhari, Juz. VI/No. 35.
39.
PUASA
3 (TIGA) HARI PADA SETIAP BULAN
"Puasa 3 (tiga) hari pada setiap bulan merupakan puasa sepanjang masa"
HR. Bukhari, Juz. IV/No. 192 dan HR. Muslim, No. 1159.
"Puasa 3 (tiga) hari pada setiap bulan merupakan puasa sepanjang masa"
HR. Bukhari, Juz. IV/No. 192 dan HR. Muslim, No. 1159.
40.
PUASA
60 (ENAM) HARI PADA BULAN SYAWAL
"Barangsiapa melakukan puasa Ramadhan, lalu ia mengiringinya dengan puasa 6 hari pada bulan Syawal maka hal itu seperti puasa sepanjang masa"
HR. Muslim, 1164.
"Barangsiapa melakukan puasa Ramadhan, lalu ia mengiringinya dengan puasa 6 hari pada bulan Syawal maka hal itu seperti puasa sepanjang masa"
HR. Muslim, 1164.
41.
PUASA
`ARAFAT
"Puasa pada hari `Arafat (9 Dzulhijjah) dapat melebur (dosa-dosa) tahun yang lalu dan yang akan datang" HR. Muslim, No. 1162.
"Puasa pada hari `Arafat (9 Dzulhijjah) dapat melebur (dosa-dosa) tahun yang lalu dan yang akan datang" HR. Muslim, No. 1162.
42. PUASA `ASYURA
"Dan dengan
puasa hari `Asyura (10 Muharram) saya berharap kepada Allah dapat melebur
dosa-dosa setahun sebelumnya" HR. Muslim,No. 1162.
43. MEMBERI HIDANGAN BERBUKA BAGI ORANG YANG
BERPUASA
"Barangsiapa yang memberi hidangan berbuka bagi orang yang berpuasa maka baginya pahala seperti pahala orang berpuasa itu, dengan tidak mengurangi pahalanya sedikitpun" HR. Tirmidzi, No. 807.
"Barangsiapa yang memberi hidangan berbuka bagi orang yang berpuasa maka baginya pahala seperti pahala orang berpuasa itu, dengan tidak mengurangi pahalanya sedikitpun" HR. Tirmidzi, No. 807.
44.
SHALAT
DI MALAM LAILATUL QADR
"Barangsiapa mendirikan shalat di (malam) Lailatul Qadr karena iman dan mengharap pahala, niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu"
"Barangsiapa mendirikan shalat di (malam) Lailatul Qadr karena iman dan mengharap pahala, niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu"
HR. Bukhari Juz.
IV/No. 221 dan HR. Muslim, No. 1165.
45.
SEDEKAH
"Sedekah itu menghapuskan kesalahan sebagaimana air memadamkan api"
HR. Tirmidzi, No. 2616.
"Sedekah itu menghapuskan kesalahan sebagaimana air memadamkan api"
HR. Tirmidzi, No. 2616.
46.
HAJI
DAN UMRAH
"Dari umrah ke umrah berikutnya merupakan kaffarah (penebus dosa) yang terjadi di antara keduanya, dan haji yang mabrur tidak ada balasan baginya kecuali surga" HR. Muslim, No. 1349.
"Dari umrah ke umrah berikutnya merupakan kaffarah (penebus dosa) yang terjadi di antara keduanya, dan haji yang mabrur tidak ada balasan baginya kecuali surga" HR. Muslim, No. 1349.
47. BERAMAL SHALIH PADA 10 HARI BULAN DZULHIJJAH
"Tiada
hari-hari, beramal shalih pada saat itu lebih dicintai Allah daripada hari-hari
ini, yaitu 10 hari pada bulan Dzulhijjah. Para
sahabat bertanya: "Dan tidak (pula) jihad di jalan Allah? Beliau bersabda:
"Tidak (pula) jihad di jalan Allah, kecuali orang yang keluar dengan jiwa
dan hartanya kemudian ia tidak kembali lagi dengan membawa sesuatu
apapun"
HR. Bukhari, Juz.
II/No. 381.
48.
JIHAD
DI JALAN ALLAH
"Bersiap siaga
satu hari di jalan Allah adalah lebih baik daripada dunia dan seisinya, dan
tempat pecut salah seorang kalian di surga adalah lebih baik daripada dunia dan
seisinya" HR. Bukhari, Juz. VI/No. 11.
49.
INFAQ
DI JALAN ALLAH
"Barangsiapa
membantu persiapan orang yang berperang maka ia (termasuk) ikut berperang, dan
barangsiapa membantu mengurusi keluarga orang yang berperang, maka iapun (juga)
termasuk ikut berperang" HR. Bukhari, Juz.VI/No. 37 dan HR. Muslim, No.
1895.
50.
MENSHALATI
MAYIT DAN MENGIRINGI JENAZAH
"Barangsiapa
ikut menyaksikan jenazah sampai dishalatkan maka ia memperoleh pahala satu
qirat, dan barangsiapa yang menyaksikannya sampai dikubur maka baginya pahala
dua qirat. Lalu dikatakan: "Apakah dua qirat itu?", beliau menjawab:
((Seperti dua gunung besar))" HR. Bukhari, Juz. III/No. 158.
51.
MENJAGA
LIDAH DAN KEMALUAN
"Siapa yang
menjamin bagiku "sesuatu" antara dua dagunya dan dua selangkangannya,
maka aku jamin baginya surga"
HR. Bukhari, Juz.
II/No. 264 dan HR. Muslim, No. 265.
52. KEUTAMAAN MENGUCAPKAN LAA ILAHA ILLALLAH DAN
SUBHANALLAH WA BI HAMDIH
"Barangsiapa
mengucapkan:
(لاَ إلهَ إلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ)) sehari seratus kali, maka baginya seperti memerdekakan 10 budak, dan dicatat baginya 100 kebaikan,dan dihapus darinya 100 kesalahan, serta doanya ini menjadi perisai baginya dari syaithan pada hari itu sampai sore. Dan tak seorangpun yang mampu menyamai hal itu, kecuali seseorang yang melakukannya lebih banyak darinya". Dan beliau bersabda: "Barangsiapa mengucapkan: (( سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ )) satu hari 100 kali, maka dihapuskan dosa-dosanya sekalipun seperti buih di lautan"
HR. Bukhari, Juz. II/No. 168 dan HR. Muslim, No. 2691.
53. MENYINGKIRKAN GANGGUAN DARI JALAN
"Saya telah
melihat seseorang bergelimang di dalam kenikmatan surga dikarenakan ia memotong
pohon dari tengah-tengah jalan yang mengganggu orang-orang" HR. Muslim.
54.
MENDIDIK
DAN MENGAYOMI ANAK PEREMPUAN
"Barangsiapa memiliki tiga anak perempuan, di mana ia melindungi, menyayangi, dan menanggung beban kehidupannya maka ia pasti akan mendapatkan surga"
"Barangsiapa memiliki tiga anak perempuan, di mana ia melindungi, menyayangi, dan menanggung beban kehidupannya maka ia pasti akan mendapatkan surga"
HR. Ahmad dengan
sanad yang baik.
55. BERBUAT BAIK KEPADA HEWAN
"Ada seseorang melihat
seekor anjing yang menjilat-jilat debu karena kehausan maka orang itu mengambil
sepatunya dan memenuhinya dengan air kemudian meminumkannya pada anjing
tersebut, maka Allah berterimakasih kepadanya dan memasukkannya ke dalam surga"
HR. Bukhari.
56.
MENINGGALKAN
PERDEBATAN
"Aku adalah pemimpin rumah di tengah surga bagi siapa saja yang meninggalkan perdebatan padahal ia dapat memenangkannya"HR. Abu Daud.
"Aku adalah pemimpin rumah di tengah surga bagi siapa saja yang meninggalkan perdebatan padahal ia dapat memenangkannya"HR. Abu Daud.
57. MENGUNJUNGI SAUDARA-SAUDARA SEIMAN
((Maukah aku
beritahukan kepada kalian tentang para penghuni surga? Mereka berkata:
"Tentu wahai Rasulullah", maka beliau bersabda: "Nabi itu di
surga, orang yang jujur di surga, dan orang yang mengunjungi saudaranya yang
sangat jauh dan dia tidak mengunjunginya kecuali karena Allah maka ia di
surga")) Hadits hasan, riwayat At-Thabrani.
58. KETAATAN SEORANG ISTRI TERHADAP SUAMINYA
"Apabila
seorang perempuan menjaga shalatnya yang lima
waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, dan menjaga kemaluannya serta menaati
suaminya maka ia akan masuk surga melalui pintu mana saja yang ia
kehendaki" HR. Ibnu Hibban, hadits shahih.
59.
TIDAK
MEMINTA-MINTA KEPADA ORANG LAIN
"Barangsiapa yang menjamin dirinya kepadaku untuk tidak meminta-minta apapun kepada manusia maka aku akan jamin ia masuk surga"
"Barangsiapa yang menjamin dirinya kepadaku untuk tidak meminta-minta apapun kepada manusia maka aku akan jamin ia masuk surga"
Hadits shahih,
riwayat Ahlus Sunan.


Komentar
Posting Komentar